DJI Spark (Review, Harga, Spesifikasi)

0

Kelebihan

Kekurangan

Konstruksi kecil dan ringan Gesture mode nya sedikit meragukan
Mode terbang canggih & cerdas Daya tahan baterai termasuk pendek
Mudah diterbangkan Aksesoris/ekstra relatif mahal
Kualitas gambar baik

Spek utama DJI Spark

  • Harga: Rp8 jutaan
  • Gesture controls
  • Palm take-off
  • Quick shot motions
  • Mode Panoramic dan Shallow Focus
  • Top speed hingga 50km/j

Apa itu DJI Spark?

Drone masih banyak dianggap sebagai inovasi teknologi yang sangat tersegmen: merupakan gadget mahal yang hanya digunakan untuk mengambil gambar aerial keren untuk serial TV dan film. Ya ngga salah juga sih, tapi DJI berusaha memperluas market drone dan menyederhanakan teknologi kompleks yang satu ini.

Salah satu yang terbaru adalah DJI Spark, yang membuat cara menerbangkan drone advanced tidak lagi susah, sehingga mengambil foto dan video dengan drone juga lebih mudah. DJI Spark dibanderol sekitar Rp8 jutaan dan di atas Rp10 juta untuk Fly More Combo pack yang menyertakan remote kontrol dan aksesoris tambahan lainnya.

Review desain DJI Spark

Dji Spark Kamera
Dji Spark – Kamera

DJI Spark memang bukan kelas nano drone yang bisa dimasukkan saku, tapi saat ini merupakan drone terkecil, bahkan lebih kecil dari Mavic Pro. Bagian badan utamanya muat di tangan kok tapi. Ini mbak tuliskan karena kalau si Spark bisa muat di tangan, take-off jauh lebih mudah soalnya bisa langsung lepas landas dari telapak tangan agan.

Beratnya Spark ini ringan banget, sekitar separuhnya Mavic Pro. Gak kerasa deh kalo dimasukin backpack.

Spark tersedia dalam beberapa pilihan warna: merah, hijau, biru, kuning, dan putih. Jarang-jarang kan nih ya. Konstruksi materialnya yang solid, terbuat dari plastik keras yang tahan banting, setidaknya waktu uji coba melakukan pendaratan yang agak kisruh (kasar -red).

Kamera dan gimbal depan terekspos dan tidak terlindung. Tidak seperti Mavic Pro, tidak disediakan ‘helm’ atau casing untuk melindunginya. Karena inilah juga mbak belum uji coba untuk nabrakin dari depan.

Review fitur DJI Spark

Sesuai ekspektasi lah, untuk kelas drone advanced atau high-end. Ada sensor GPS dan GLONASS, yang artinya Spark bisa terhubung dengan 24 satelit dalam satu waktu untuk menghasilkan positioning yang presisi. Ada kamera 3D yang berfungsi layaknya ‘indera’ untuk menghindari penghalang di depan.

Sistem vision positioning dari DJI ditanamkan di bagian bawah samping, yang didukung dengan kamera menghadap ke bawah plus sensor IR sehingga bisa digunakan dengan nyaman saat indoor walaupun tidak tersambung dengan GPS atau GLONASS.

Dji Spark Sensor

Seperti Mavic Pro, Spark juga akan merekam video dengan kamera yang menghadap ke bawah tadi sebagai referensi waktu balik (fitur return-to-base landing).

Kameranya nih. Menggunakan sensor 1/2.3in yang mengambil gambar diam beresolusi 12 megapixel dan video 1080p pada 30fps. Belum 4K 🙁 Lensanya juga masih terstabilisasi 2-axis bukan 3-axis. Eh ada ding 3-axis tapi digital, bukan optikal.

Review performa & app DJI Spark

Dji Spark Takeoff
Dji Spark Takeoff

Setup awal Spark super simpel. Spark bisa dikendalikan langsung dari smartphone agan via koneksi Wi-Fi yang memiliki rentang 100meter. Dengan app DJI GO 4, agan bisa menggunakan control sticks virtual pada layar untuk melakukan manuver dan menjalankan Spark beserta banyak fitur pergerakan bawaan Quick Shot yang bisa dipilih.

Kalau mau remote kontrol fisik ya berarti agan harus beli pack yang Fly More Combo. Waktu mbak ngeremote pakai smartphone sih tingkat presisinya jelas kurang ya apalagi dibandingkan sama remote kontrol fisiknya. Artinya, hasil videonya bisa kurang stabil. Namun, DJI mengimbanginya dengan banyaknya fitur yang tersedia. Salah satunya adalah mode TapToFly yang memudahkan penerbangan.

Tapiii kalau agan sudah familiar dan mastah dengan remote kontrol virtual di smartphone agan, nerbangin DJI Spark bakal cepat dan menyenangkan 😀

Dji Spark App
Dji Spark App

Sebelumnya sudah disebutkan kalau Wi-Fi nya support hingga jarak 100 meter, tapi pada nyatanya waktu mbak nerbangin agak jauh gitu bisa putus-putus koneksinya. Untungnya, kalau hilang koneksi, Spark gak langsung jatoh, melainkan bisa balik ke tempat awal terbang.

Kalau agan beli yang combo dan dapat remote kontrol fisiknya, agan dapat mode Sport yang bisa ngebuat Spark ngebut sampai 50km/j. Mengendalikan Spark dengan remote kontrol juga membuat jarak lebih panjang, sampai 2km.

Fitur-fitur keamanan lainnya meliputi No Fly Zones pada app, yang akan memberi agan peringatan saat agan menerbangkan drone agan di area terlarang. Misalnya nih, kalau agan mau nerbangin drone di dekat bandara, ya si drone ga bakal take off.

Agan bisa langsung ngedit video dari app-nya, nambahin musik dan efek-efek visual gitu deh. Berguna bagi agan yang mau cepet-cepet share hasilnya ke media sosial.

Hasil foto dan video DJI Spark

Fitur Quick Shots yang sudah mbak singgung sebelumnya menghasilkan gambar dramatis kayak di film-film gitu, nih beberapa motions yang tersedia:

  • Rocket: drone akan naik perlahan secara vertikal saat mengambil gambar ke bawah
  • Circle: drone bergerak mengelilingi (pans around) objek foto
  • Helix: sinematik banget yang ini pokoknya wkwk
Dji Spark Quickshot Helix
Dji Spark Quickshot Helix

Hasil foto dan video Quick Shots DJI Spark

Fitur target tracking nya kadang lancar kadang ngga, tergantung amal dan perbuatan.

Fitur gesture recognitionnya bekerja dengan baik. Selama dronenya gak jauh-jauh dari kita tapi.

Ada beberapa mode fotografi lain yang tersedia, seperti mode Pano yang akan menggabungkan 9 foto menjadi satu panoramic shot. Bisa diambil secara horizontal ataupun vertikal.

Kemudian ada lagi yang namanya Shallow Focus yang baik untuk mengambil foto portrait. Seperti mode portrait di smartphone-smartphone, mode ini bisa membuat background ngeblur (efek bokeh) dengan menggerakkan kamera ke atas dan ke bawah untuk mendeteksi parallaxnya, kemudian efek akan diaplikasikan dengan bantuan software.

Hasil video DJI Spark

Hasil video dapat menangkap banyak detail dari rekaman aerial yang diambil.

Hasil video DJI Spark (yang sudah diedit di app DJI GO 4)

Hasil foto DJI Spark

Hasil foto maupun video DJI Spark lumayan bagus. Gambar diam beresolusi 12MP nya tajam dan warnanya vivid/nyata, tapi skema warnanya sedikit kurang dinamis sih #pret.

Dji Spark Hasil Foto
Dji Spark Hasil Foto

Sodaraan sama Mavic Pro sih ini, hasil foto maupun video saat pencahayaan kurang (low light) terbilang kurang, yaa karena sensor yang kecil.

Review daya tahan baterai DJI Spark

Dji Spark Baterai

DJI mengklaim waktu terbang hingga 16 menit. Namun, waktu uji coba, mbak hanya hoki selama 11-13 menit aja per flight. Ngecas baterainya juga lumayan lama, jadi recommended untuk beli baterai cadangan. Tapi mahal euy 🙁 sekitar sejuta 🙁

Haruskah saya beli DJI Spark?

Dji Spark Beli

DJI Spark sangat enak dan menyenangkan untuk diterbangkan. Quick Shotnya juga menjadi jalan pintas untuk mendapatkan hasil foto/video dramatis tanpa menjadi pilot drone dengan skill dewa. Semoga nanti waktu software update, kendali via smartphone bisa lebih akurat lagi (yang sekarang masih level cukupan).

Harganya… menurut mbak sih mahalll, terlebih kalau mau dapat remote kontrol harus bayar nambah lagi :((

Sangat cocok buat yang pengen banget beli Mavic Pro tapi dana masih kurang dikit hehe.

Kalau agan akhirnya memutuskan untuk membeli, berikut beberapa toko yang menjual DJI Spark:

Label: harga dan spesifikasi dji spark, harga sewa dji spark, menjalankan dji spark, sfesifikasi dji spark, spesifikasi camera dji spark

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here